Kalau kamu sudah pernah ke Candi Prambanan dan ingin mencari suasana yang lebih tenang, Candi Plaosan bisa jadi pilihan yang pas.
Tidak sepadat Prambanan, tidak seramai destinasi utama lainnya, tapi justru di situlah daya tariknya. Begitu sampai di Candi Plaosan, kamu akan merasakan suasana yang lebih lapang, lebih sunyi, dan cenderung “adem”.

Candi ini sering disebut sebagai salah satu candi paling unik di Jogja, terutama karena bentuknya yang kembar.
Info Singkat Candi Plaosan
- Lokasi: Prambanan, Sleman
- Tiket masuk: ±Rp5.000 – Rp10.000
- Jam buka: 08.00 – 17.00
- Durasi kunjungan: 45 – 90 menit
- Tipe wisata: Sejarah, budaya, fotografi
Sekilas Tentang Candi Plaosan

Candi Plaosan diperkirakan dibangun pada abad ke-9.
Yang membuatnya menarik, candi ini mencerminkan perpaduan dua kepercayaan:
- Hindu
- Buddha
Konon, candi ini dibangun sebagai simbol cinta antara Rakai Pikatan (Hindu) dan Pramodhawardhani (Buddha). Karena itu, Plaosan sering disebut sebagai “candi cinta”.
Daya Tarik Utama Candi Plaosan


1. Candi Kembar yang Ikonik
Ciri khas utama Plaosan adalah dua bangunan utama yang berdiri berdampingan:
- Plaosan Lor
- Plaosan Kidul
Keduanya memiliki bentuk yang mirip, sehingga sering disebut sebagai “candi kembar”.
Kalau dilihat dari depan, tampilannya sangat simetris dan fotogenik.
2. Perpaduan Arsitektur Hindu dan Buddha
Berbeda dengan candi lain yang biasanya dominan satu agama, Plaosan justru menggabungkan dua unsur sekaligus.
Kamu bisa melihat:
- Stupa khas Buddha
- Struktur candi yang juga dipengaruhi Hindu
Perpaduan ini membuat Plaosan terasa berbeda dari candi-candi lain di Jogja.
3. Relief dan Arca yang Detail
Di bagian dalam dan luar candi, terdapat berbagai relief dan arca.
Beberapa di antaranya menggambarkan:
- figur manusia
- makhluk mitologi
- elemen dekoratif khas masa itu
Detailnya cukup halus dan menarik untuk diperhatikan lebih dekat.
4. Area Luas dengan Latar Sawah

Salah satu hal yang membuat Candi Plaosan terasa spesial adalah lingkungannya.
Candi ini dikelilingi area terbuka dan sawah, sehingga:
- terasa lebih luas
- tidak sumpek
- cocok untuk foto
View ini memberikan suasana yang berbeda dibanding kawasan candi besar yang padat.
5. Suasana Tenang dan Tidak Terlalu Ramai
Kalau kamu ingin menikmati candi tanpa keramaian, Plaosan adalah pilihan yang tepat.
Di sini kamu bisa:
- berjalan santai
- duduk menikmati suasana
- foto tanpa banyak gangguan
Pengalaman yang didapat lebih “relax” dibanding tempat wisata utama.
Lokasi Strategis & Dekat Prambanan
Salah satu keunggulan Candi Plaosan adalah lokasinya yang sangat dekat dengan Candi Prambanan.
Biasanya, wisatawan mengunjungi Plaosan sebagai:
- destinasi tambahan
- alternatif yang lebih sepi
- pelengkap eksplor kawasan candi
Waktu Terbaik Berkunjung
Untuk pengalaman terbaik:
- Pagi hari → lebih sejuk
- Sore hari → cahaya lebih lembut
- Menjelang sunset → suasana lebih dramatis
Karena area terbuka, siang hari bisa terasa cukup panas.
Tips Berkunjung
Agar lebih nyaman:
- Gunakan topi atau sunscreen
- Pakai alas kaki nyaman
- Bawa air minum
- Datang di luar jam ramai
- Siapkan kamera
Estimasi Budget
- Tiket masuk: Rp5.000 – Rp10.000
- Parkir: Rp2.000 – Rp5.000
Total: sekitar Rp10.000 – Rp20.000
Pengalaman yang Akan Kamu Dapat
Candi Plaosan bukan tempat yang “ramai aktivitas”.
Daya tariknya justru ada pada:
- suasana tenang
- arsitektur unik
- area luas
- nuansa romantis
Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati wisata dengan tempo yang lebih santai.
Penutup
Candi Plaosan menawarkan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan candi di Jogja.
Dengan konsep candi kembar, perpaduan budaya, dan suasana yang tenang, tempat ini menjadi salah satu hidden gem yang layak kamu kunjungi.
Kalau kamu sudah ke Prambanan, jangan berhenti di sana—sempatkan mampir ke Plaosan, dan kamu akan melihat sisi lain yang tidak kalah menarik.
Artikel Terkait
-
Alun-Alun Selatan Jogja: Tempat Uji Keberuntungan “Masangin” dan Suasana Malam yang Ikonik
Panduan lengkap Alun-Alun Selatan Jogja 2026: mitos masangin, aktivitas malam, lokasi, dan tips berkunjung ke tempat ikonik di Yogyakarta.
-
Alun-Alun Utara Jogja: Ruang Publik Ikonik di Depan Keraton yang Sarat Makna
Panduan lengkap Alun-Alun Utara Jogja 2026: lokasi, sejarah, aktivitas menarik, dan tips berkunjung ke ruang publik ikonik di depan Keraton.
-
Candi Kalasan Jogja: Candi Buddha Tertua dengan Detail Ukiran yang Unik
Panduan lengkap Candi Kalasan Jogja 2026: sejarah, tiket masuk, daya tarik, dan tips berkunjung ke salah satu candi Buddha tertua di Yogyakarta.